Peringati Hari HAM, Mahasiswa dan Polisi Adu Jotos
MAKASSAR- Unjuk rasa puluhan mahasiswa yang memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) di Makassar berlangsung ricuh. Mahasiswa dan aparat kepolisian berpakaian preman terlibat saling dorong dan adu jotos.Kericuhan terjadi di bawah fly over Makassar. Dalam orasinya, mahasiswa mendesak Jokowi–Jusuf Kalla (JK) untuk turun dari jabatannya, karena tidak sanggup menuntaskan segala macam pelanggaran HAM di Indonesia.Adu jotos dan saling dorong initerjadi saat puluhan mahasiswa yang tergabung Koalisi Aktivis Makassar (KAM) memaksa untuk melakukan aksinya di tengah jalanan yang membuat arus lalu lintas mengalami kecamaten.Saat aksi mahasiswa dihadang oleh aparat kepolisian yang berpakaian preman, aksi salingtinju pun terjadi. Pada awalnya, mahasiswa terlibat saling dorong. Kericuhan mereda saat salah satu mahasiswa meredam emosi rekannya.Aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk peringatan hari HAM yang jatuh setiap 10 Desember. Mahasiswa mendesak Jokowi–JK turun darijabatannya karena dinilai tidak sanggup menuntaskan berbagai kasus pelanggaran HAM yang di Indonesia.Usai malakukan orasinya, para mahasiswa membubarkan diri dan berharap agar beberapa kasus pelanggar HAM yang terjadi di Indonesia segera dituntaskan. Aksi unjuk rasa inijuga sempat membuat kemacetan panjang.
Friday, 15 April 2016
Thursday, 14 April 2016
Bocoran Beasiswa Tahun (2016)
Pendidikan saat ini tengah menjadisorotan karna perhatian, setidaknya setiap tahun ada 20% APBN yang dianggarkan untuk dunia pendidikan, pada kesempatan kali ini kita akan membahas janji pemerintah mengenai subsidi dana pendidikan apakah sudah dirasakan atau belum, Beasiswa yang diberikan pemerintah ada banyak bentuknya mulai dari yang paling terkenal adalah Beasiswa Bidik Misi diperuntukan bagi mereka yang kurang mampu.Selanjutnya ada beasiswa PPA yang diberikan pemerintah melalui kerjasama dengan BUMN, beasiswaini bisa dinikmati setelah masuk kuliah dan terbukti memiliki index prestasi baik. Selain itu ada juga BBM, et jangan salah ya bukan yanglagi naik sekarang tetapi beasiswa BBM diperuntukan untuk mereka yang kurang mampu dengan syarat sudah kuliah.Selain itu ada juga beasiswa untuk S2 seperti beasiswa dalam negeri, atau mungkin beasiswa luar negeri bekerjasama dengan dikti selain ituada juga beasiswa S3 telent Scouting diperuntukan untuk para dosen yang ingin meningkatakan prestasi melalui jalur ini dan masihbanyak lagi beasiswa dikti yang diberikan kepada mahasiswa.Pada masa presiden Jokowi ini diprediksi beasiswa perguruan tinggi akan semakin banyak sebab saat ini tidak hanya DIKTI yang mengurusi perguruan tinggi tetapi sudah dinaungi oleh kementerian perguruan tinggi dan riset, pasti untuk prioritas dana pendidikan lebih baik lagi. Jika bisa disimpulkan ada banyak sekali beasiswa yang diberikan pemerintah melalui DIKTI seperti yang telah admin sebutkan sebelumnya.Tetapi secara garis besar beasiswa ini dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok beasiswa dari sebelum kuliah dan beasiswa sesudah masuk kuliah dengan kata lain beasiswa untuk mendapatkannya harus memenuhi beberapa persyaratan seperti sudah bisa mengusulkan dari mulaipertama mendaftar atau harus masuk ke kampus tertentu terlebihdahulu untuk dapat bisa mendapatkan beasiswa yang di inginkan.Tujuan dari postingan kali ini adalah memberikan beberapa infomasi yang belum anda ketahui seputar beasiswa dikti yang paling populer dari sekian banyak beasiswa akan kita bahas satu persatu dibawah ini simak selengkapnya berikut informasi sekaligus cara pendaftaran online beasiswa dikti :1. Beasiswa Bidik Misi DIKTIBeasiswa ini diperuntukan untuk mereka berasal dari keluarga tidak mampu tetapi memiliki prestasi gemilang dalam dunia akademik dan mau melanjutkan kuliah meskitidak ada biaya hal ini dibuktikan dengan besaran penghasilan perkapita kepala keluarga, jadi harapannya melalui beasiswa bidik misi DIKTI bisamemberikan peluang baru untuk yang kurang mampu agar dapat bersekolah ke jenjang perguruan tinggi negeri. Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi dapat dilakukan sejak pertama kali masukdengan kata lain beasiswa yang diberikan 100%.Pemerintah akan memberikan dana pendidikan seperti biaya persemester, biaya kost, biaya makan perbulan dan biaya buku untuk yang lolos dalam seleksi, tentu tidak semudah itu untuk mendapatkan beasiswa ini sebab ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Untuk informasi pendaftaran dan persyaratan dapatakses situs resmi dibidikmisi.dikti.go.idcatatan beasiswa ini diprioritaskan untuk jenjang pendidikan S1.2. Beasiswa BBM DIKTIMelalui beasiswa ini tidak jauh berbeda dengan beasiswa bidik misi diperuntukan bagi mereka yang kurang mampu secara ekonomi tetapi berbeda dengan bidik misi, BBM mengunakan sistem beasiswa tunjangan yang diberikan setelah anda masuk kuliah dan dibuktikan dengan IPK baik untuk mengajukan. Beasiswa ini diberikan untuk mereka melaluikampus tempat anda lulus PTN.Untuk pendaftaran anda dapat mengecek setiap semester baru melalui situs resmi perguruan tempat anda kuliah, sebenarnya beasiswa ini diberikan oleh dikti tetapi tidak 100 persen dan lebih kepada beasiswa yang diberikan melalui kerjasama antara kampus dan pihak BUMN tertentu dan dinaungi oleh dikti sifatnya beasiswa untuk pembayaran semester saja kisaran besarnya 2 jutaan beasiswa ini ada di jenjang S1 dan S2.3. Beasiswa PPA DIKTIBeasiswa ini sama seperti BBM tetapi untuk PPA diberikan kepada mereka yang memiliki prestasi akademik baik dan sangat baik dibuktikan dengan IPK terakhir pendaftaran sama seperti beasiswaBBM untuk melakukan pendaftarananda dapat cek di situs resmi kampus anda, biasanya beasiswa inidiberikan kepada jenjang pendidikan S1 dan ada juga S2.4. Beasiswa Dalam Negeri DIKTIJika informasi beasiswa diatas lebihdi dominasi dengan jenjang pendidikan S1 untuk beasiswa Dalam negeri ini diberikan DIKTI untuk S2, beasiswa ini diberikan kepada mereka yang berprestasi lulusan S1 seleksi yang dilakukan sejak awal dan beasiswa ini diberikan lebih kepada biaya pendidikan untuk makan dan uang kost kembali kepada mahasiswa. Sekedar bocoran untuk beasiswa dalam negeri DIKTI ini masih sangat dikit sekali peminatnya padahal beasiswa ini diperuntukan bagi mereka yang mau melanjutkan S2 nantinya dibiayai DIKTI.Utuk pendaftaran akan dibuka mulai bulan Januari setiap tahun siap-siap, sedangkan untuk cara pendaftaran online Beasiswa dalamnegeri DIKTI dapat langsung cek melalui situs resmi dibeasiswa.dikti.go.idsilahkan registrasi dan buat username dan pasword kemudian ikuti semua langkah yang ada.5. Beasiswa Luar Negeri DIKTIKalau satu ini sama seperti sebelumnya tetapi tujuan belajar adalah luar negeri DIKTI akan menaggung biaya pendidikan anda agar dapat kuliah S2 di Luar Negeritetapi sebelum mendaftar anda juga harus cek persyaratan sebab harus mahir berbasa inggris dibuktikan dengan hasil nilai tofel 500 dan nilai tes bahasa inggris lainya. Untuk pendaftarana online silahkan sek di beasiswa.dikti.go.id pilih portal beasiswa luar negeri.6. Beasiswa Talent Scouting DIKTIUntuk satu ini beasiswa ini diberikan bagi mereka yang sudah menjadi dosen dan ingin mengembakan kemampuan riset dibidang ilmu kalian dan melanjutkan kuliah S3 dan S2 ke luar negeri nantinya yang lulus akan mengikuti pelatihan selama beberapa hari jika semua sudah selesai baru bisa sekolah untuk jalur ini hanya dosen yang sudah mengajar saja yang bisa mendaftar ada beberapa persaratan yang bisa dilengkapi untuk informasi pendaftaran silahkan cek dibeasiswa.dikti.go.id/talentscouting.Tidak ada biaya untuk lanjut kuliah bukan lagi alasan ada banyak contoh yang sudah ada seperti lulusan beasiswa uness yang berlatar belakang orang tua sebagai tukang becak mampu memberikan IPK tertinggi dan membuktikan bahwa dengan beasiswa dapat melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan tinggi. Dimana ada kemauan disanaada jalan.Ingatlah kata pepatah menjada wajadah yang bersungguh-sunggu akan mampu melakukanya, pendidikan sekarang ini sudah menjadi kebutuhan untuk meningakatkan ekonomi biaya tidak jadi halangan bagi mereka yang memiliki kemauan keras dan rajin berusaha untuk dapat melanjutkan kuliah tidak lupa harus berdoa dan admin doakan semoga lulus dan dapat melanjutkan kuliah melalui beasisw DIKTI amin.
Wednesday, 13 April 2016
Ada Apa dengan...? Universitas Islam Makassar
universitas islam makassar siaga satu.
universitas islam makassar tidak terlihat seperti biasanya dimana mahasiswa ramai beraktifitas dengan kegiatan bersifat esktra sampai pukul 10:00 malam.
namun beberapa hari ini keramaiyan terganti dengan mahasiswa yang berjaga-jaga didepan gerbang utama, mahasiswa tidak diperkenankan untuk berkeliaran diarea kampus, satpam dipasang dengan pengamanan berlapis, dimana biasanya hanya ditugaskan dua orang kini tlah bertamba menjadi delapan orang dan sitiap mahasiswa yang berkuliah harus melalui tahap pemeriksaan di pos sapam.
Cari hasil wawancara cru Info Xpres Media dengan salah seorang mahasiswa yang tidak lain merupakan salah seorang mahasiswa UIM tersebut yang sedang berjaga, ia mengatakan " tepatny senin malam terjadi aksi perkelahian sala seorang mahasiswa fakultas MIPA dengan fakultas TEKNIK " aksi perkelahian ini merembes sampai terjadinya bentrok nantinya.
malam senin malam tanggal 11 april 2016, terlihat masa dengan mempersenjatai diri dengan parang berkeliaran seputar lingkup universitas islam makassar.
SURAT TERBUKA UNTUK MAHASISWA MAKASSAR Oleh : Asri Abdullah (Mantan Ketua UKM Pers Unhas)Penghormatan layak diberikan kepada mereka (mahasiswa) Makassar yang melakukan aksi penolakan rencana kenaikan BBM yang berakhir bentrok dengan aparat. Inilah anak muda Makassaryang tak tau sopan santun atas kekuasaan yang semena-mena. Tak takut dengan moncong senjata, gas air mata dan water cannon, apalagi hanya kerangkeng besi dan sanksi dropout (DO) dari kampus. Berbeda dengan mahasiswa di daerah lain.Inilah Mahasiswa Makassar.Eddri Sumitra atau E.S Ito, seorang novelis dan penulis film Indonesia mengungkapkan kebanggaannya tentang mahasiswa makassar, “Di Makassar anak muda tak pernah menjadi tua. Dengan kesadaran penuh mereka mengerti bahwa orde ketertiban hanyalah kerangkeng kelasyang memenjarakan anak-anak muda. Mereka senantiasa bergemuruh, penuh semangat dan tiada henti memaki kekuasaan.Di Makassar, kampus-kampus masih milik anak muda berlapis kelas, beragam latar belakang dan berjenis-jenis manusianya. Itu sebabnya energi mereka terpelihara dengan baik.Terkadang mereka melakukan latihan layaknya pasukan terlatih, dengan batu dan parang baku hantam sesamanya. Tidak usah panik, inilah anak muda. Tanpa kelahi mana mungkin palu mereka terlatih merobohkan pintu kekuasaan. Dengan kelahi anak-anak muda itu telah menjadi generasi bunga dengan cara mereka sendiri. sebab mereka percaya kesantunan, senyuman, adat istiadat jongkok kemayu adalah feodalisme terselubung ala seberang pulau sana. Di kaki Celebes sana, mereka menolak untuk tertib. Sebab ketertiban hanya senda guraupenguasa mengatasi kepanikan.“Di Jakarta, jalan bukan lagi milik anak muda apalagi mahasiswa. Kampus-kampusberaneka warna jaket mereka telah terhubung baik dengan industri televisi. Organisasi mahasiswa masih mengumpulkan massa, tetapi mereka tidak perlu lagi menyewa bus kota. Merekamasih mengenakan jaket almamater tetapitidak lagi menantang teriknya mentari. Mahasiswa-mahasiswa Jakarta magang di televisi, menjadi massa bodoh yang senantiasa bergantian menjadi audiens talkshow televisi.Di kampus UI, yang jumlah mobil mahasiswanya lebih banyak dibanding total mahasiswa miskin yang kuliah, keseragaman menguntungkan penguasa. Bagi anak-anak mami itu, gerakan sosial adalah ancaman untuk kemapanan rutinitas mereka.Bocah-bocah yang tidak pernah beranjak dewasa itu dimanja oleh kampus. Mereka tidak perlu diskusi bermacam-macam,cukup main futsal saja di waktu senggang. Sebab setiap fakultas tersedia lapangan futsal yang mungkin menjadi mimpi bagi mahasiswa di kampus-kampus luar daerah.Beginilah kampus melayani anak-anak mami, dengan cara memaksa mereka tetap menjadi bocah-bocah mapan yang takut dengan jalanan.…Di Jakarta, penguasa dan penggugat dikalahkan oleh ketakutan mereka sendiri. Tetapi di Makassar, kelas menengah dan agen perubahan hanya milik mahasiswa; mereka menolak untuk takut. Di sana demonstrasi tak pernah berubah menjadi karnaval. Tangan tak boleh berhenti terkepal. Dan bila aparat keamanan telah menyiapkan tameng dan tongkat, itu artinya jangan pernah bermimpi untuk pulang di siang bolong. Mudah menuduh aksi mereka rusuh, tidak terkendali, anarkis dan segala macam tudingan lainnya.Tetapi bukankah memang demikian tabiat anak muda, sedikit konyol tetapi penuh gairah. Dalam sistem politik, dimana semuanya terpusat di Jakarta, maka daerah-daerah bahkan sebesar Makassar tidak pernah diisi oleh elit-elit yang diakui secara nasional. Semua elit berkumpul di Jakarta, mulai dari elit politik hingga pelacur kelas tinggi. Itu sebabnya panggung jalanan mereka tidak memberi ruang untuk orang-orang tua yang berusaha sok muda.Jalanan milik mahasiswa dan anak muda. Jaket-jaket almamater mereka tidak pernah wangi untuk acara televisi, mereka kumal dibakar terik mentari dan debu jalanan. Maka, bila di Makassar sana, anak-anak muda masih berkelahi melawanketertiban sambil sesekali memungut batu sebagai senjata; dengan semua kekonyolanmereka, itulah anak muda!. …Selamat tinggal mahasiswa Jakarta…”Intelektual Organik**Hal yang sama juga diungkapkan oleh Antonio Gramsci (1891-1937) filsuf Itali yang menilai kelompok terdidik seperti mahasiswa adalah kaum intelektual yang tidak sekedar menjelaskan kehidupan sosial dari luar berdasarkan kaidah-kaidah saintifik, tapi juga memakai bahasa kebudayaan untuk mengekspresikanperasaan dan pengalaman real yang tidak bisa diekspresikan oleh masyarakat sendiri(Leszek Kolakowski, 1978:240).Mahasiswa sebagai kelompok intelektual adalah mereka yang mampu merasakan emosi, semangat, dan apa yang dirasakan rakyat miskin di negeri ini atas ketidakadilan yang diciptakan penguasa. Inilah salah satu tugas kaum intelektual kampus menurut Gramsci.Dalam upaya melakukan perubahan sosial,mahasiswa memerlukan penyusunan dan pengorganisasian ‘masyarakat intelektual’ yang mengekspresikankondisi dan menghadirkan suara-suara kepentingan masyarakat bawah melalui aksi jalanan (demonstrasi), gerakan literasi, dan bentukgerakan sosial lainnya. Di Makassar, anak muda dan mahasiswa lebih banyak memilih jalanan sebagai arena menentang rezim.Dr. Mansour Fakih dalam bukunya yang berjudul ‘Jalan lain: Manifesto Intelektual Organik’ sebagai golongan intelektual juga mengatakan hal yang sama. “Tugas kaum terdidik memang bukan sekedar ‘memberimakna’ terhadap realitas sosial, ketidakadilan sosial saat ini, dan meratapinya. Tugas kaum terdidik sebagai intelektual adalah ikut menciptakan sejarah dengan membangun gerakan pemikiran dan kesadaran kritis untuk memberi makna masa depan,” kata Mansour Fakih.Anak-anak muda dan mahasiswa Makassarjuga mengingatkan penulis kepada seorangsejarawan dunia, Pramoedya Ananta Toer yang mengatakan “Sejarah dunia adalah sejarah orang muda. Apabila angkatan muda mati rasa, maka matilah sejarah sebuah bangsa”.Penulis sengaja mengutip beberapa pandangan tentang anak muda dan mahasiswa sebagai penghormatan kepada mereka (mahasiswa) Makassar yang memilih jalanan sebagai arena menentang kekuasaan. Kalian tidak sendiri !. Tirani akan terus memerangi daya kritis anak muda dan mahasiswa, serta mempertahankan kebodohan.. (*)Ampana, 9 November 2014
Subscribe to:
Comments (Atom)
